Perpustakaan sekolah
yang benar-benar terasa seperti perpustakaan.
Jelajah Baca memberi setiap sekolah koleksi digitalnya sendiri — dengan alamat sendiri, katalog sendiri, dan buku yang dipinjam lalu dikembalikan, persis seperti rak di ruang perpustakaan. Bukan sekadar tempat menyimpan berkas PDF.
Buku Populer
Lihat semua





Terbitan Sekolah
Bisa langsung dibaca





Koleksi sekolah, bukan tumpukan berkas
Sekolah berlangganan satu koleksi digital. Siswa dan guru meminjamnya, membacanya, lalu mengembalikannya.
Rak buku, bukan daftar berkas
Sampul besar, huruf besar, dan rak yang dapat digeser. Dirancang agar anak berusia tujuh tahun dapat menemukan buku tanpa bantuan, bukan agar administrator dapat mengelola basis data.
Kode pinjam dari sekolah
Sekolah menetapkan kode pinjam. Tanpa kode itu, tidak ada buku berlisensi yang dapat dibuka — sehingga guru tetap memegang kendali atas kapan dan bagaimana koleksi digunakan.
Ringan untuk jaringan sekolah
Dibangun untuk Chromebook dan koneksi sekolah di seluruh Indonesia. Sampul dimuat hanya saat diperlukan, dan setiap halaman diukur agar tetap ringan.
Anda membayar pembaca serentak, bukan jumlah salinan
Inilah yang membedakan Jelajah Baca. Sekolah membeli sejumlah kursi baca yang dapat digunakan bersamaan. Satu buku yang sedang dipinjam akan kembali tersedia begitu dikembalikan — persis seperti perpustakaan fisik, hanya tanpa rak yang penuh.
Satu berkas untuk setiap anak
Membeli satu salinan digital per siswa menjadi mahal dengan cepat, dan sebagian besar salinan itu menganggur sepanjang hari. Setelah berkas dibagikan, sekolah kehilangan kendali atas ke mana berkas itu pergi.
Sejumlah kursi baca serentak
Sekolah melisensikan, misalnya, sepuluh kursi siswa dan tiga kursi guru. Sepuluh anak dapat membaca bersamaan; anak kesebelas menunggu sebentar hingga sebuah buku dikembalikan. Biaya mengikuti penggunaan nyata, bukan jumlah siswa.
Kuota guru terpisah
Buku panduan guru memakai kuota tersendiri, sehingga satu kelas yang sedang membaca tidak pernah menghabiskan akses guru — dan sebaliknya.
Kursi kembali secara otomatis
Buku kembali ke rak saat dikembalikan, saat pengguna keluar, atau saat perangkat ditutup dan sesi berhenti. Tidak ada kursi yang tertahan karena sebuah tab lupa ditutup.
Batas ditetapkan oleh penerbit
Jumlah kursi ditentukan oleh lisensi yang disepakati, bukan oleh pengaturan di sekolah — sehingga hak penerbit terlindungi dan sekolah membayar sesuai kesepakatan.
Tiga peran, satu perpustakaan
Siswa
Masuk dengan akun kelas bersama — tidak perlu email, tidak perlu kata sandi pribadi.
- Telusuri rak, cari judul, atau jelajahi menurut mata pelajaran dan kelas
- Pinjam dengan kode pinjam, baca, lalu kembalikan
- Terbitan sekolah dan karya klasik dapat dibaca langsung tanpa memakai kursi
Guru
Semua yang dimiliki siswa, ditambah materi yang memang hanya untuk guru.
- Buku panduan guru yang tidak pernah tampil di layar siswa
- Kuota peminjaman guru yang terpisah
- Menulis pengumuman yang langsung muncul di halaman depan siswa
Admin Sekolah
Panel pengelolaan untuk menjalankan perpustakaan sehari-hari.
- Membuat dan mengatur akun kelas, serta mengganti kata sandinya
- Menetapkan kode pinjam dan batas jumlah buku per anak
- Melihat buku yang sedang dipinjam dan mengembalikannya bila perlu
Empat langkah, sama seperti meminjam buku sungguhan
Buka alamat sekolah
Setiap sekolah memiliki alamatnya sendiri, lengkap dengan nama dan logo sekolah yang tampil bahkan sebelum siapa pun masuk.
Masuk dengan akun kelas
Satu akun dapat digunakan seluruh kelas. Tidak ada data pribadi anak yang diminta, dan tidak ada ratusan akun untuk dikelola.
Pinjam dengan kode
Anak memasukkan kode pinjam dari sekolah. Satu kursi terpakai, dan jumlah yang tersisa langsung terlihat di halaman.
Baca, lalu kembalikan
Buku terbuka di pembaca dengan penanda waktu. Saat dikembalikan — atau saat sesi berakhir — kursi itu kembali tersedia untuk anak berikutnya.
Buku pelajaran, terbitan sekolah, dan karya klasik
Koleksi setiap sekolah menggabungkan tiga hal: buku pelajaran berlisensi, terbitan sekolah itu sendiri, dan karya klasik yang bebas dibaca kapan saja.
Buku pelajaran
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah, Geografi, Pendidikan Pancasila, dan lainnya — tertata menurut mata pelajaran dan jenjang kelas.
Terbitan sekolah
Buku tahunan, tata tertib, kalender akademik, panduan OSIS, kumpulan karya siswa. Sekolah menambahkan materinya sendiri ke rak yang sama.
Karya klasik
Malin Kundang, Siti Nurbaya, Moby Dick, Alice in Wonderland. Karya yang sudah menjadi milik umum dapat dibaca langsung tanpa memakai kursi lisensi.
Bagian dari keluarga Jelajah
Jelajah Baca melengkapi platform pembelajaran yang sudah digunakan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ketiganya dapat berdiri sendiri, dan menjadi lebih kuat bila digunakan bersama.
Platform pembelajaran
Sistem pembelajaran daring dan luring untuk siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua — mencakup eBook, tugas, kelas daring, serta laporan dan statistik.
ClassClash
Kuis interaktif untuk 2–4 pemain yang dapat langsung dimainkan di panel layar kelas — cara cepat mengubah latihan soal menjadi kegiatan bersama.
Perpustakaan digital
Koleksi sekolah dengan peminjaman berlisensi: rak buku, kode pinjam, kuota serentak, dan panel pengelolaan untuk sekolah.
Ingin melihat Jelajah Baca di sekolah Anda?
Kami dapat menunjukkan perjalanan lengkap siswa, guru, dan admin sekolah — serta membahas jumlah kursi lisensi yang sesuai dengan kebutuhan sekolah Anda.
Hubungi kami